Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil - Nutrisi Kesehatan Wanita
Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil - Masa subur adalah waktu dimana seorang wanita bisa menentukan apakah dia hamil atau tidak. Namun menghitung masa subur bukanlah hal mudah yang dilakukan meskipun masa subur biasanya datang pada waktu wanita telah haid atau menstruasi. Oleh sebab itu dalam menentukan atau menetapkan untuk hamil, memperhatikan masa menstruasi atau lamanya haid sangat penting dilakukan.

Dan uniknya, setiap wanita memiliki siklus menstruasi atau haid yang berbeda meskipun terkadang memiliki hari yang sama namun siklus lamanya haid tetap berbeda. Ada yang haid lebih singkat atau cepat misalnya hanya dalam 4 hari dan bahkan ada yang lebih dari 1 minggu. Bahkan dalam 1 bulan bisa mengalami siklus haid 2x. Ini bukan siklus haid namun lama waktu haidnya itu sendiri. Untuk siklus haid terjadi sejak haid sekarang dan haid berikutnya.

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil
Siklus haid ini terjadi dalam waktu yang berbeda. Lantas berapa hari siklus haid normal yang dialami oleh wanita? Siklus haid adalah terjadi pada rentang hari sejak hari pertama haid sampai hari pertama haid berikutnya. Untuk rata-rata harinya, siklus haid normal terjadi setiap 21 - 35 hari. Jadi pada rentang hari ini, wanita mengalami masa-masa subur.

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil

Apakah setiap wanita harus memiliki catatan untuk periode haid atau menstruasinya? Tentu saja bukan suatu keharusan, selama bisa mengingat-ingat siklus haidnya, tentunya akan memudahkan setiap wanita menentukan masa subur dengan baik. Namun jika Anda tidak bisa menentukan masa subur berikut penjelasan cara menentukan masa subur:

Haid atau menstruasi terjadi pada hari pertama saat darah keluar dari kemaluan wanita (miss V). Pada saat mens, sel telur berkembang didalam ovarium. Dan jika ovarium ini sudah matang maka akan melepaskan sel telur tersebut dan sel telur ini siap untuk dibuahi. Peristiwa ini disebut sebagai ovulasi.

Ovulasi ini terjadi pada saat wanita telah haid atau mens namun ovulasi ini tidak terjadi dalam rentang yang begitu lama. Umumnya ovulasi terjadi selama 12 - 14 hari setelah haid. Namun setiap wanita memiliki masa ovulasi yang berbeda. Kenapa berbeda? Karena tergantung dari siklus haidnya. Untuk itu, mengetahui siklus haid sangat penting. Karena dengan mengetahui siklus haid maka akan mudah menentukan kapan ovulasi terjadi.

Jika ovulasi bisa ditentukan atau paling tidak bisa memperkirakan maka menghitung masa subur juga bisa mudah dilakukan. Lantas apakah masa subur terjadi pada masa ovulasi? Untuk wanita dengan siklus haid teratur yaitu 28 hari maka menentukan masa subur sangat mudah dilakukan.

Masa subur berkisar di sekitar waktu ovulasi. Umumnya, masa subur wanita yaitu 12 - 16 hari sebelum masa haid berikutnya. Jadi masa subur terjadi pada hari ke-10 sampai hari ke-17 setelah hari pertama haid terakhir (HPHT). Jadi jika selama ini banyak yang beranggapan kalau wanita subur terjadi setelah haid, itu belum tentu. Bisa jadi masa subur terjadi pada 1 minggu setelah haid.

Selain itu, perhatikan jika saat proses ovulasi terjadi. Sel telur yang telah matang harus dibuahi dalam waktu 12 jam hingga 24 jam. Untuk itulah proses pembuahan hanya terjadi 1x. Meskipun Anda dan pasangan melakukan hubungan intim berkali-kali jika proses pembuahan sel telur sudah berlalu maka proses kehamilan Anda bisa tertunda.

Menghitung Masa Subur
Jika Anda ingin cepat hamil, salah satu indikatornya adalah menentukan masa subur, namun tidak semua wanita bisa menentukan masa suburnya meskipun pada penjelasan diatas sangat mudah dipahami. Untuk menghitung masa subur, Anda bisa menggunakan rumus berikut ini:
  1. Ketahui siklus haid terpendek. Misal: 27 hari. 27 - 18 = 9. ini adalah hari pertama paling subur.
  2. Ketahui siklus haid terpanjang. Misal: 30 hari. 30 - 11 = 19. ini adalah hari terakhir paling subur.
Jadi jika siklus haid Anda adalah 27 – 30 hari, maka waktu paling subur terjadi pada hari ke-9 hingga 19 setelah haid.

Memang gampang-gampang susah dalam menghitung masa subur namun dengan membaca penjelasan pada artikel ini, Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil, setidak dapat membantu Anda dalam merencanakan kehamilan. Jika penjelasan diatas masih terasa kurang informatif, Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan dalam menentukan dan menghitung masa subur.

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil

Info Rekomendasi

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil - Masa subur adalah waktu dimana seorang wanita bisa menentukan apakah dia hamil atau tidak. Namun menghitung masa subur bukanlah hal mudah yang dilakukan meskipun masa subur biasanya datang pada waktu wanita telah haid atau menstruasi. Oleh sebab itu dalam menentukan atau menetapkan untuk hamil, memperhatikan masa menstruasi atau lamanya haid sangat penting dilakukan.

Dan uniknya, setiap wanita memiliki siklus menstruasi atau haid yang berbeda meskipun terkadang memiliki hari yang sama namun siklus lamanya haid tetap berbeda. Ada yang haid lebih singkat atau cepat misalnya hanya dalam 4 hari dan bahkan ada yang lebih dari 1 minggu. Bahkan dalam 1 bulan bisa mengalami siklus haid 2x. Ini bukan siklus haid namun lama waktu haidnya itu sendiri. Untuk siklus haid terjadi sejak haid sekarang dan haid berikutnya.

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil
Siklus haid ini terjadi dalam waktu yang berbeda. Lantas berapa hari siklus haid normal yang dialami oleh wanita? Siklus haid adalah terjadi pada rentang hari sejak hari pertama haid sampai hari pertama haid berikutnya. Untuk rata-rata harinya, siklus haid normal terjadi setiap 21 - 35 hari. Jadi pada rentang hari ini, wanita mengalami masa-masa subur.

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil

Apakah setiap wanita harus memiliki catatan untuk periode haid atau menstruasinya? Tentu saja bukan suatu keharusan, selama bisa mengingat-ingat siklus haidnya, tentunya akan memudahkan setiap wanita menentukan masa subur dengan baik. Namun jika Anda tidak bisa menentukan masa subur berikut penjelasan cara menentukan masa subur:

Haid atau menstruasi terjadi pada hari pertama saat darah keluar dari kemaluan wanita (miss V). Pada saat mens, sel telur berkembang didalam ovarium. Dan jika ovarium ini sudah matang maka akan melepaskan sel telur tersebut dan sel telur ini siap untuk dibuahi. Peristiwa ini disebut sebagai ovulasi.

Ovulasi ini terjadi pada saat wanita telah haid atau mens namun ovulasi ini tidak terjadi dalam rentang yang begitu lama. Umumnya ovulasi terjadi selama 12 - 14 hari setelah haid. Namun setiap wanita memiliki masa ovulasi yang berbeda. Kenapa berbeda? Karena tergantung dari siklus haidnya. Untuk itu, mengetahui siklus haid sangat penting. Karena dengan mengetahui siklus haid maka akan mudah menentukan kapan ovulasi terjadi.

Jika ovulasi bisa ditentukan atau paling tidak bisa memperkirakan maka menghitung masa subur juga bisa mudah dilakukan. Lantas apakah masa subur terjadi pada masa ovulasi? Untuk wanita dengan siklus haid teratur yaitu 28 hari maka menentukan masa subur sangat mudah dilakukan.

Masa subur berkisar di sekitar waktu ovulasi. Umumnya, masa subur wanita yaitu 12 - 16 hari sebelum masa haid berikutnya. Jadi masa subur terjadi pada hari ke-10 sampai hari ke-17 setelah hari pertama haid terakhir (HPHT). Jadi jika selama ini banyak yang beranggapan kalau wanita subur terjadi setelah haid, itu belum tentu. Bisa jadi masa subur terjadi pada 1 minggu setelah haid.

Selain itu, perhatikan jika saat proses ovulasi terjadi. Sel telur yang telah matang harus dibuahi dalam waktu 12 jam hingga 24 jam. Untuk itulah proses pembuahan hanya terjadi 1x. Meskipun Anda dan pasangan melakukan hubungan intim berkali-kali jika proses pembuahan sel telur sudah berlalu maka proses kehamilan Anda bisa tertunda.

Menghitung Masa Subur
Jika Anda ingin cepat hamil, salah satu indikatornya adalah menentukan masa subur, namun tidak semua wanita bisa menentukan masa suburnya meskipun pada penjelasan diatas sangat mudah dipahami. Untuk menghitung masa subur, Anda bisa menggunakan rumus berikut ini:
  1. Ketahui siklus haid terpendek. Misal: 27 hari. 27 - 18 = 9. ini adalah hari pertama paling subur.
  2. Ketahui siklus haid terpanjang. Misal: 30 hari. 30 - 11 = 19. ini adalah hari terakhir paling subur.
Jadi jika siklus haid Anda adalah 27 – 30 hari, maka waktu paling subur terjadi pada hari ke-9 hingga 19 setelah haid.

Memang gampang-gampang susah dalam menghitung masa subur namun dengan membaca penjelasan pada artikel ini, Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid Agar Cepat Hamil, setidak dapat membantu Anda dalam merencanakan kehamilan. Jika penjelasan diatas masih terasa kurang informatif, Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan dalam menentukan dan menghitung masa subur.

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo