Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut - Nutrisi Kesehatan Wanita
Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut, Sudah diatur tapi kok masih bangkrut? Bukankah sesuatu yang diatur akan membuatnya lebih baik? Begitu juga dengan keuangan. Mengatur keuangan yang bagaimana yang membuat Anda menjadi bangkrut? Bahkan meskipun diatur sedemikian rupa, ternyata masalah keuangan Anda tetap saja terjadi. Ada apa dengan keuangan saya? Mengapa ini sering terjadi?

Untuk menjawab permasalahan keuangan yang terjadi, satu pertanyaan untuk Anda yaitu Apakah konsep mengatur keuangan yang baik sudah Anda lakukan?

Setiap orang pasti memiliki masalah dengan keuangannya. Sekalipun orang tersebut memiliki uang yang banyak, mereka kadang tidak tahu cara menggunakan uangnya tersebut. Bahkan orang yang memiliki uang sedikit lebih pintar dalam menggunakan uang mereka. Memang, untuk beberapa orang memiliki kebiasaan buruk dalam menggunakan atau mengelola keuangan.

Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut
Jika konsep dalam mengatur keuangan tidak dilakukan dengan baik misalnya selalu menggunakan uang untuk hal-hal yang tidak dibutuhkan maka lama kelamaan masalah keuangan terjadi dan salah satunya adalah membuat Anda bangkrut. Tidak peduli seberapa banyak uang yang Anda memiliki, jika Anda memiliki kebiasaan buruk dalam menggunakan uang maka semuanya akan habis.

Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut

Untuk itu dalam mengatur keuangan, baik itu sedikit apalagi banyak cobalah untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan jelek dibawah ini:
Menghamburkan Uang
Seperti yang telah disebutkan diatas, kebiasaan manusia yang sering dilakukan ketika memiliki uang adalah mereka akan menghabiskan uangnya dalam waktu singkat. Mereka seakan tidak peduli, kapan mereka butuh uang dan tidak.

Menghamburkan uang tidak hanya dalam bentuk hura-hura atau foya-foya bersama teman-teman tapi keperluan dan manfaat dari setiap uang yang dikeluarkan yang harus diperhatikan, misalnya ketika ingin membeli barang, apakah barang tersebut penting atau tidak? Jika tidak terlalu penting cobalah untuk menahannya dulu. Selain itu, banyak juga orang-orang yang membeli barang karena ikut-ikutan. Padahal barang yang dibeli orang lain belum tentu cocok dengan kebutuhan Anda.

Malas
Banyak hal-hal malas yang dilakukan oleh semua orang yang dapat menimbulkan kerugian pada keuangan mereka. Salah satu kebiasaan yang secara tidak langsung mempengaruhi keuangan yaitu malas memasak, malas bersih-bersih halaman rumah, malas merawat diri sendiri, dan malas merawat anak sehingga harus menyewa babysitter. Padahal kebiasaan-kebiasaan tersebut bisa dilakukan sendiri.

Misalnya memasak, boleh-boleh saja Anda tidak memasak ketika harus bepergian keluar kota dalam beberapa hari, namun kalau tidak ada aktivitas apapun misalnya ingin makan diluar rumah, boleh juga dilakukan tapi apakah iya dalam 1 hari Anda selalu makan diluar rumah? Tentu saja tidak, untuk itu ketika Anda ingin makan diluar, tentukan waktunya apakah untuk makan siang atau makan malam. Jika hanya untuk makan siang berarti pagi hari dan malam hari Anda harus tetap memasak.

Begitu juga dengan membersihkan halaman rumah seperti kebun atau pekarangan. Cobalah untuk melakukannya sendiri atau melakukan bersama pasangan Anda atau bersama-sama anggota keluarga yang lain. Semua ini dilakukan agar tidak terjadi masalah keuangan yang rumit yang akan dihadapi.

Meniru Orang Lain
Sekalipun Anda mampu untuk melakukannya namun meniru orang lain dalam mengatur keuangan belum tentu sesuai dengan keadaan Anda. Ketika orang lain ingin membeli sesuatu, apakah Anda akan membelinya juga? Meniru kebiasaan-kebiasaan jelek pada orang lain bisa berdampak sama yang harus Anda hadapi.

Mengatur keuangan memang susah-susah gampang. Bukan karena memiliki banyak uang dengan mudah bisa menggunakannya. Banyak atau sedikit uang yang kita miliki, perlakukan sama cara penggunaannya bahkan ketika memiliki banyak uang lakukan seakan-akan uang yang kita memiliki hanya sedikit. Dan cara terbaik dalam mengatur keuangan adalah dengan menabung.

Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut

Info Rekomendasi

Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut, Sudah diatur tapi kok masih bangkrut? Bukankah sesuatu yang diatur akan membuatnya lebih baik? Begitu juga dengan keuangan. Mengatur keuangan yang bagaimana yang membuat Anda menjadi bangkrut? Bahkan meskipun diatur sedemikian rupa, ternyata masalah keuangan Anda tetap saja terjadi. Ada apa dengan keuangan saya? Mengapa ini sering terjadi?

Untuk menjawab permasalahan keuangan yang terjadi, satu pertanyaan untuk Anda yaitu Apakah konsep mengatur keuangan yang baik sudah Anda lakukan?

Setiap orang pasti memiliki masalah dengan keuangannya. Sekalipun orang tersebut memiliki uang yang banyak, mereka kadang tidak tahu cara menggunakan uangnya tersebut. Bahkan orang yang memiliki uang sedikit lebih pintar dalam menggunakan uang mereka. Memang, untuk beberapa orang memiliki kebiasaan buruk dalam menggunakan atau mengelola keuangan.

Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut
Jika konsep dalam mengatur keuangan tidak dilakukan dengan baik misalnya selalu menggunakan uang untuk hal-hal yang tidak dibutuhkan maka lama kelamaan masalah keuangan terjadi dan salah satunya adalah membuat Anda bangkrut. Tidak peduli seberapa banyak uang yang Anda memiliki, jika Anda memiliki kebiasaan buruk dalam menggunakan uang maka semuanya akan habis.

Mengatur Keuangan yang Membuat Anda Bangkrut

Untuk itu dalam mengatur keuangan, baik itu sedikit apalagi banyak cobalah untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan jelek dibawah ini:
Menghamburkan Uang
Seperti yang telah disebutkan diatas, kebiasaan manusia yang sering dilakukan ketika memiliki uang adalah mereka akan menghabiskan uangnya dalam waktu singkat. Mereka seakan tidak peduli, kapan mereka butuh uang dan tidak.

Menghamburkan uang tidak hanya dalam bentuk hura-hura atau foya-foya bersama teman-teman tapi keperluan dan manfaat dari setiap uang yang dikeluarkan yang harus diperhatikan, misalnya ketika ingin membeli barang, apakah barang tersebut penting atau tidak? Jika tidak terlalu penting cobalah untuk menahannya dulu. Selain itu, banyak juga orang-orang yang membeli barang karena ikut-ikutan. Padahal barang yang dibeli orang lain belum tentu cocok dengan kebutuhan Anda.

Malas
Banyak hal-hal malas yang dilakukan oleh semua orang yang dapat menimbulkan kerugian pada keuangan mereka. Salah satu kebiasaan yang secara tidak langsung mempengaruhi keuangan yaitu malas memasak, malas bersih-bersih halaman rumah, malas merawat diri sendiri, dan malas merawat anak sehingga harus menyewa babysitter. Padahal kebiasaan-kebiasaan tersebut bisa dilakukan sendiri.

Misalnya memasak, boleh-boleh saja Anda tidak memasak ketika harus bepergian keluar kota dalam beberapa hari, namun kalau tidak ada aktivitas apapun misalnya ingin makan diluar rumah, boleh juga dilakukan tapi apakah iya dalam 1 hari Anda selalu makan diluar rumah? Tentu saja tidak, untuk itu ketika Anda ingin makan diluar, tentukan waktunya apakah untuk makan siang atau makan malam. Jika hanya untuk makan siang berarti pagi hari dan malam hari Anda harus tetap memasak.

Begitu juga dengan membersihkan halaman rumah seperti kebun atau pekarangan. Cobalah untuk melakukannya sendiri atau melakukan bersama pasangan Anda atau bersama-sama anggota keluarga yang lain. Semua ini dilakukan agar tidak terjadi masalah keuangan yang rumit yang akan dihadapi.

Meniru Orang Lain
Sekalipun Anda mampu untuk melakukannya namun meniru orang lain dalam mengatur keuangan belum tentu sesuai dengan keadaan Anda. Ketika orang lain ingin membeli sesuatu, apakah Anda akan membelinya juga? Meniru kebiasaan-kebiasaan jelek pada orang lain bisa berdampak sama yang harus Anda hadapi.

Mengatur keuangan memang susah-susah gampang. Bukan karena memiliki banyak uang dengan mudah bisa menggunakannya. Banyak atau sedikit uang yang kita miliki, perlakukan sama cara penggunaannya bahkan ketika memiliki banyak uang lakukan seakan-akan uang yang kita memiliki hanya sedikit. Dan cara terbaik dalam mengatur keuangan adalah dengan menabung.

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo