Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa - Nutrisi Kesehatan Wanita
Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa - Sebentar lagi puasa Ramadhan dan sebagai seorang muslim kita semua diwajibkan untuk melaksanakan puasa Ramadhan. Sebelum melaksanakan puasa Ramadhan, kita semua harus mengetahui dan mempersiapkan diri dalam berpuasa. Karena puasa Ramadhan adalah hukumnya wajib, dan agar dalam melaksanakan puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan minum, untuk itu kita harus mengetahui niat, rukun, syarat wajib dan sah puasa Ramadhan serta niat berbuka puasa.

Kenapa harus mengetahui niat, rukun, syarat wajib dan sah puasa Ramadhan? Agar saat melaksanakan ibadah puasa lebih istiqomah dan puasa yang dilakukan tidak sia-sia dan dengan mengetahui hal-hal tentang puasa Ramadhan akan membuat kita tenang dalam beribadah. Selain memahami tentang niat dan syarat serta rukun puasa, kita juga setidaknya mengetahui makna dari puasa itu sendiri.

Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa
Puasa menurut bahasa memiliki makna "menahan diri". Dan menurut syara', puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, karena semata-mata atas perintah Allah SWT yang disertai dengan niat dan syarat tertentu. Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan di bulan Ramadhan. Perintah berpuasa ini sudah terkandung dalam surah Al-Baqarah ayat 183, yaitu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Selain termaktub dalam Al Quran, perintah puasa ini juga merupakan salah satu pondasi agama Islam yang tertulis dalam Rukun Islam, yaitu:
  1. Membaca Syahadat: menyatakan kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu utusan Allah.
  2. Mengerjakan Sholat: ibadah wajib lima waktu sehari.
  3. Mengeluarkan Zakat: memberikan 2,5% dari uang simpanan kepada orang miskin atau yang membutuhkan.
  4. Melaksanakan Puasa: berpuasa dan mengendalikan diri selama 1 bulan di bulan Ramadan.
  5. Melaksanakan Ibadah Haji: pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu
Kapan Puasa Ramadhan Ditetapkan? Dalam menentukan awal puasa, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan yaitu:
  • Melihat hilal (bulan) Ramadhan setelah terbenam matahari pada akhir bulan Sya'ban
  • Penetepan syar'i berdasarkan keterangan 2 orang saksi yang telah melihat bulan.
  • Penetapan awal ramadhan menggunakan hisab. Jika bulan tidak terlihat maka bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari.
Beberapa ketentuan diatas ini untuk melaksanakannya harus benar-benar mengerti dan memahami tentang Islam dan bukan sembarang orang yang bisa menetapkan awal bulan Ramadhan.

Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa
Niat Puasa Ramadhan
Niat puasa Ramadhan dilakukan pada waktu malam hari. Jika meninggalkan niat pada waktu malam hari karena sengaja maka puasanya tidak dibilang sah dan wajib menggantinya setelah Ramadhan usai. Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Nawaitu saumagadin an’adai fardi syahri ramadhana hadzihissanati lillahita’ala.

Artinya:
"Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala"

Syarat Wajib Puasa
Tidak semua umat muslim diwajibkan berpuasa, misalnya anak-anak kecil yang masih usia dibawah 5 tahun belum wajib untuk berpuasa. Namum mengajarkan mereka tentang berpuasa adalah hal yang baik. Berikut syarat wajib puasa Ramadhan:
  1. Beragama Islam
  2. Baligh dan berakal
  3. Suci dari Haid dan Nifas
  4. Mampu, maksudnya adalah tidak dalam keadaan sakit.
Syarat Sah Puasa
  1. Islam
  2. Mumayyiz, dapat membedakan mana yang baik dan buruk
  3. Suci dari haid dan nifas
  4. Tidak dilaksanakan pada hari-hari yang dilarang, yaitu diluar bulan ramadhan.
Rukun Puasa
Adalah teknis yang harus dilaksanakan dalam berpuasa di bulan Ramadhan dan tidak boleh ditinggal sama sekali yaitu;
  • Mengucapkan niat berpuasa Ramadhan yaitu mulai terbenamnya matahari hingga sebelum fajar shadiq.
  • Meninggalkan segala yang membatalkan mulai dari terbit fajar shadiq hingga matahari terbenam.
Niat Berbuka Puasa Ramadhan
Meskipun bukan kewajiban dalam melakukannya namun tetap sunnah untuk dilakukan. Niat berbuka puasa ada beberapa niat yang bisa dibaca, terlepas itu berdasarkan dari hadist sahih atau bukan namun kedua niat ini tetap memiliki makna yang baik, niat merupakan sebuah doa. Berikut niat berbuka puasa di bulan Ramadhan:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma Lakasumtu Wabika Aamantu Wa'alarizqika Afthortu Birohmatika Yaa Arhamarroohimiin

Artinya :
"Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

atau bisa juga dengan niat berikut ini:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahaba-dz Dzoma’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya :
"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah."

Larangan atau Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Disamping syarat dan rukun harus dipenuhi yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa hal yang harus ditinggalkan dalam berpuasa yang dapat membatalkan puasa, keadaan ini juga berlaku untuk puasa-puasa yang lain yaitu:
  1. Makan dan minum dengan sengaja walaupun sedikit. Kecuali lupa
  2. Melakukan hubungan suami istri dengan sengaja. Tidak ada istilah lupa dalam melakukan hubungan suami istri.
  3. Muntah-muntah dengan sengaja.
  4. Memasukkan suatu benda kedalam bagian tubuh yang berlubang secara sengaja seperti hidung, kedua telinga, mulut, qubul dan dubur pria maupun wanita, lubang pembuangan atau dubur.
  5. Memasukkan obat melalui dubur.
  6. Mengeluarkan sperma atau air mani dengan sengaja seperti onani dan masturbasi.
  7. Keluar darah haid atau nifas bagi wanita.
  8. Hilang akal karena gila, epilepsi.
  9. Murtad yaitu keluar dari agama Islam baik secara ucapan, tindakan ataupun batin.
Itulah tentang Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa yang bisa kita ketahui. Dengan mengetahui secara teknis hal-hal tentang puasa Ramadhan, semoga kita bisa dengan istiqomah melaksanakan ibadah puasa Ramdhan. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa

Info Rekomendasi

Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa - Sebentar lagi puasa Ramadhan dan sebagai seorang muslim kita semua diwajibkan untuk melaksanakan puasa Ramadhan. Sebelum melaksanakan puasa Ramadhan, kita semua harus mengetahui dan mempersiapkan diri dalam berpuasa. Karena puasa Ramadhan adalah hukumnya wajib, dan agar dalam melaksanakan puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan minum, untuk itu kita harus mengetahui niat, rukun, syarat wajib dan sah puasa Ramadhan serta niat berbuka puasa.

Kenapa harus mengetahui niat, rukun, syarat wajib dan sah puasa Ramadhan? Agar saat melaksanakan ibadah puasa lebih istiqomah dan puasa yang dilakukan tidak sia-sia dan dengan mengetahui hal-hal tentang puasa Ramadhan akan membuat kita tenang dalam beribadah. Selain memahami tentang niat dan syarat serta rukun puasa, kita juga setidaknya mengetahui makna dari puasa itu sendiri.

Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa
Puasa menurut bahasa memiliki makna "menahan diri". Dan menurut syara', puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, karena semata-mata atas perintah Allah SWT yang disertai dengan niat dan syarat tertentu. Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan di bulan Ramadhan. Perintah berpuasa ini sudah terkandung dalam surah Al-Baqarah ayat 183, yaitu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Selain termaktub dalam Al Quran, perintah puasa ini juga merupakan salah satu pondasi agama Islam yang tertulis dalam Rukun Islam, yaitu:
  1. Membaca Syahadat: menyatakan kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu utusan Allah.
  2. Mengerjakan Sholat: ibadah wajib lima waktu sehari.
  3. Mengeluarkan Zakat: memberikan 2,5% dari uang simpanan kepada orang miskin atau yang membutuhkan.
  4. Melaksanakan Puasa: berpuasa dan mengendalikan diri selama 1 bulan di bulan Ramadan.
  5. Melaksanakan Ibadah Haji: pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu
Kapan Puasa Ramadhan Ditetapkan? Dalam menentukan awal puasa, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan yaitu:
  • Melihat hilal (bulan) Ramadhan setelah terbenam matahari pada akhir bulan Sya'ban
  • Penetepan syar'i berdasarkan keterangan 2 orang saksi yang telah melihat bulan.
  • Penetapan awal ramadhan menggunakan hisab. Jika bulan tidak terlihat maka bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari.
Beberapa ketentuan diatas ini untuk melaksanakannya harus benar-benar mengerti dan memahami tentang Islam dan bukan sembarang orang yang bisa menetapkan awal bulan Ramadhan.

Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa
Niat Puasa Ramadhan
Niat puasa Ramadhan dilakukan pada waktu malam hari. Jika meninggalkan niat pada waktu malam hari karena sengaja maka puasanya tidak dibilang sah dan wajib menggantinya setelah Ramadhan usai. Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Nawaitu saumagadin an’adai fardi syahri ramadhana hadzihissanati lillahita’ala.

Artinya:
"Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala"

Syarat Wajib Puasa
Tidak semua umat muslim diwajibkan berpuasa, misalnya anak-anak kecil yang masih usia dibawah 5 tahun belum wajib untuk berpuasa. Namum mengajarkan mereka tentang berpuasa adalah hal yang baik. Berikut syarat wajib puasa Ramadhan:
  1. Beragama Islam
  2. Baligh dan berakal
  3. Suci dari Haid dan Nifas
  4. Mampu, maksudnya adalah tidak dalam keadaan sakit.
Syarat Sah Puasa
  1. Islam
  2. Mumayyiz, dapat membedakan mana yang baik dan buruk
  3. Suci dari haid dan nifas
  4. Tidak dilaksanakan pada hari-hari yang dilarang, yaitu diluar bulan ramadhan.
Rukun Puasa
Adalah teknis yang harus dilaksanakan dalam berpuasa di bulan Ramadhan dan tidak boleh ditinggal sama sekali yaitu;
  • Mengucapkan niat berpuasa Ramadhan yaitu mulai terbenamnya matahari hingga sebelum fajar shadiq.
  • Meninggalkan segala yang membatalkan mulai dari terbit fajar shadiq hingga matahari terbenam.
Niat Berbuka Puasa Ramadhan
Meskipun bukan kewajiban dalam melakukannya namun tetap sunnah untuk dilakukan. Niat berbuka puasa ada beberapa niat yang bisa dibaca, terlepas itu berdasarkan dari hadist sahih atau bukan namun kedua niat ini tetap memiliki makna yang baik, niat merupakan sebuah doa. Berikut niat berbuka puasa di bulan Ramadhan:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma Lakasumtu Wabika Aamantu Wa'alarizqika Afthortu Birohmatika Yaa Arhamarroohimiin

Artinya :
"Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

atau bisa juga dengan niat berikut ini:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahaba-dz Dzoma’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya :
"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah."

Larangan atau Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Disamping syarat dan rukun harus dipenuhi yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa hal yang harus ditinggalkan dalam berpuasa yang dapat membatalkan puasa, keadaan ini juga berlaku untuk puasa-puasa yang lain yaitu:
  1. Makan dan minum dengan sengaja walaupun sedikit. Kecuali lupa
  2. Melakukan hubungan suami istri dengan sengaja. Tidak ada istilah lupa dalam melakukan hubungan suami istri.
  3. Muntah-muntah dengan sengaja.
  4. Memasukkan suatu benda kedalam bagian tubuh yang berlubang secara sengaja seperti hidung, kedua telinga, mulut, qubul dan dubur pria maupun wanita, lubang pembuangan atau dubur.
  5. Memasukkan obat melalui dubur.
  6. Mengeluarkan sperma atau air mani dengan sengaja seperti onani dan masturbasi.
  7. Keluar darah haid atau nifas bagi wanita.
  8. Hilang akal karena gila, epilepsi.
  9. Murtad yaitu keluar dari agama Islam baik secara ucapan, tindakan ataupun batin.
Itulah tentang Niat, Rukun, Syarat Wajib, Sah Puasa Ramadhan & Niat Berbuka Puasa yang bisa kita ketahui. Dengan mengetahui secara teknis hal-hal tentang puasa Ramadhan, semoga kita bisa dengan istiqomah melaksanakan ibadah puasa Ramdhan. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo